Prazakan, Jual Kuliner Khas Petungkriyono


 Para penjual kue khas Petungkriyono (Foto : Ria)

Petungkriyono - Kegiatan prazakan selalu ditunggu oleh masyarakat Petungkriyono Kabupaten Pekalongan. Di pagi hari para penjual kue tradisional sudah mulai menjajakan dagangannya.

Ada banyak makanan khas Petungkriyono yang ramai di jual dalam kegiatan ini. Dari mulai nasi jagung,  tape singkong, ketan, onde-onde,  ondol, bongko, jalabia, dan masih banyak lagi. Meski hanya setahun sekali, berjualan menjadi rutinitas yang sangat menyenangkan bagi para pedagang.

Karyati, salah satu penjual tape singkong mengatakan, prazakan merupakan kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu. Ramainya orang yang datang membuat dagangannya menjadi laris terjual. Khususnya kue tradisional yang jarang sekali ditemukan di hari biasa.

"Setiap tahun saya selalu berjualan di tempat ini. Tape saya terbuat dari singkong yang berasal dari kebun. Selanjutnya saya bungkus dengan daun pisang. Dan Alhamdulillah banyak yang suka," katanya di pinggir jalan Kecamatan Petungkriyono, Sabtu (17/08).

Diketahui, Prazakan (perayaan)  merupakan kegiatan peringatan HUT RI yang dilakukan oleh masyarakat Petungkriyono. Diawali dengan kegiatan upacara bendera merah putih, kegiatan lomba,  pentas seni,  dan hiburan rakyat.

"Prazakan selalu ditunggu oleh masyarakat. Berkumpulnya orang dari berbagai pelosok desa membuat kegiatan ini selalu meriah. Bersatu untuk merayakan kemerdekaan Indonesia. Dari anak kecil sampai orang dewasa, " ujar Slamet salah satu pengunjung. (Ria)

Related Posts:

0 Response to "Prazakan, Jual Kuliner Khas Petungkriyono"

Posting Komentar