3 Desa Di Petungkriyono Melakukan Inovasi.


Kepala Dinas PMD, P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan Muhammad Afib melihat produk inovasi (Foto : Ria)

Petungkriyono - Untuk meningkatkan kualitas pembangunan Desa diperlukan adanya inovasi. Inovasi baik di sektor pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat sudah dilakukan oleh 3 desa di Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan.

Desa yang melakukan inovasi tersebut di antaranya Desa Kayupuring dengan keterlibatan partisipatif masyarakat melalui kelompok Selapanan, Desa Tlogopakis dengan pemberdayaan masyarakat melalui produksi unggulan manisan kolang-kaling, serta Desa Tlogohendro yang mengandalkan sektor wisata dengan keindahan Telaga Sigebyar yang mempesona.

Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Petungkriyono, Rojiin mengatakan, 3 inovasi desa ini akan dipamerkan secara langsung dalam Bursa Inovasi Desa (BID) cluster (penggabungan kecamatan), yakni Petungkriyono dan Doro.

"Dengan harapan inovasi yang sudah ada bisa menginspirasi desa lain untuk dilakukan replikasi. Tentunya sesuai dengan kondisi masing-masing Desa," katanya di RM Joglo Sari Kuto, Kecamatan Doro, Senin (29/7).

Diketahui BID merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa. BID diselenggarakan di tingkat kecamatan atau cluster sebagai wahana pertukaran pengetahuan dan inovasi desa.

"Membangun Indonesia dimulai dari desa dan inovasi tidak harus baru. Namun bisa juga merupakan hasil dari replikasi. Semoga inovasi yang sudah dipilih nantinya dapat direncanakan dalam penyusunan RKP Desa tahun 2020," ungkap Muhammad Afib Kepala Dinas PMD, P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan. (Ria)

Related Posts:

0 Response to "3 Desa Di Petungkriyono Melakukan Inovasi. "

Posting Komentar