Akta Kelahiran Warga Didata



Proses perekrutan pendata akta kelahiran di Kecamatan Petungkriyono (Foto: Purni)

Petungkriyono – Warga di Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan akan dilakukan pendataan kepemilikan akta kelahiran. Pendataan ini akan dilakukan oleh Til LPPSP yang merupakan lembaga yang fokus terhadap isu administrasi kependudukan (adminduk).

Kecamatan yang terletak di selatan Kabupaten Pekalongan ini menjadi pilot project bagi lembaga itu untuk memastikan warga memiliki identitas hukum tersebut. Untuk memudahkan pendataan, mereka merekrut warga setempat yang akan bertugas mendata di setiap rumah warga.

Perwakilan LPPSP Jawa Tengah Haris Muzakky menyebutkan, pihaknya telah melakukan perekrutan kepada 8 warga untuk menjadi agen pendataan akta kelahiran di 8 desa yang ada di Petungkriyono,  Sabtu (27/01). Perekrutan dilakukan di Desa Yosorejo.

"Semua anak-anak usia 0-18 tahun dan yang belum menikah menjadi target kita dalam pembuatan akta kelahiran, Kita bantu secara gratis tis tanpa pungutan biaya," katanya saat memberikan pengarahan untuk pendataan ke desa.

Dari delapan orang yang menjadi agen akan mewakili delapan desa untuk melakukan pendataan akta kelahiran di desa Kayupuring, Kasimpar, Yosorejo, Tlogohendro, Gumelem, Tlogopakis, Songgodadi, dan Curug Muncar. 

Pada dasarnya, akta kelahiran sangat diperlukan untuk mengurus administrasi-administrasi tertentu, seperti pembuatan KIS, pelengkap persyaratan untuk sekolah, menikah, dan lain sebagainya. Persyaratan untuk membuat akta kelahiran pun tidaklah susah, karena hanya terdiri dari KK, KTP kedua orang tua, dan akta nikah kedua orang tua.

"Jika ada anak yang usia 14 tahun belum punya akta tapi sudah menikah maka tidak perlu kita fasilitasi karena sudah bukan termasuk anak-anak," pungkasnya. (Purni/fid)

Related Posts:

0 Response to "Akta Kelahiran Warga Didata"

Posting Komentar