Rakor Penguatan GTKLA di Petungkriyono

Muspika Petungkriyono Kabupaten Pekalongan saat menggelar rapat koordinasi terkait penguatan GTKLA bersama PMD P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan. / Foto: Ria Rosita

Petungkriyono (suarapetungkriyono.com) - Camat Petungkriyono Kabupaten Pekalongan Agus Purwanto mengungkapkan, keberadaan tim Gugus Tugas Kecamatan Layak Anak (GTKLA) Petungkriyono sudah ada sejak tahun 2012 dan sudah ada SK timnya, namun belum efektif pada implementasinya.

"Ada SK, tapi belum ada implementasi, kebutuhan yang harusnya dipenuhi tapi kondisinya terbatas baru pada aspek kelembagaan," ungkapnya di hadapan GTKLA Petungkriyono di aula kecamatan (16/11).

Dia menambahkan, anak harus berada di posisi nyaman dan aman. Anak kadang tidak bisa merasakan tidak aman saat berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

"Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun termasuk anak dalam kandungan, hak anak bagian dari hak asasi manusia yang wajib dilindungi, dipenuhi oleh orangtua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara," tambahnya.

Sementara itu, Kabid PPPA Dinas Pemberdayaan Desa, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMD P3A dan PPKB), Arofah menjelaskan, penguatan kelembagaan ini untuk memberikan bekal bagi tim GTKLA dan memanfaatkan dana desa agar bisa untuk kepentingan terbaik bagi anak.

"Prosedur untuk pengalokasian tetap ikuti regulasi yang ada. Keterbatasan SKPD lebih banyak pada rapat koordinasi dan monitoring," jelasnya.

Narasumber penguatan kelembagaan GTKLA Bahrul Ulum selaku Fasilitator KLA memaparkan, jika GTKLA hanya sebagai simbol, dikhawatirkan nasib pemenuhan hak anak tidaklah cepat teratasi.

"Tim GTKLA Petungkriyono harus mampu dan mau menjadi contoh untuk akselerasi model implementasi KLA. Memastikan semua anak usia 0-18 tahun memiliki akta kelahiran, anak yang dilahirkan di layanan kesehatan, ada puskesmas ramah anak, ada sekolah ramah anak, ada data pilah anak, semua desa sudah terbentuk Gugus Tugas Desa Layak Anak, semua desa memiliki forum anak desa," paparnya.

Ulum berharap, agar dalam waktu dekat ini semua komponen yang terlibat pada GTKLA di petungkriyono untuk bertindak holistik jangan sampai kesannya parsial dalam pelaksanaan KLA di wilayah kerjanya. (ria/fid)

Related Posts:

0 Response to "Rakor Penguatan GTKLA di Petungkriyono"

Posting Komentar