Casmudi, Pengrajin Aksesoris di Petungkriyono

Casmudi (27) pengrajin aksesoris asal Desa Yosorejo Kecamatan Petungkriyono nampak memamerkan karyanya.


Yosorejo (suarapetungkriyono.com) - Seiring berkembangnya zaman, aksesoris menjadi barang trend di kalangan pemuda, demi sebuah penampilan yang fashionable. Peluang ini diambil oleh salah satu Warga Desa Yosorejo Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan Casmudi (27) yang meraup omset jutaan rupiah per bulan.

Kemajuan teknologi pun di manfaatkan Casmudi untuk membeli bahan-bahan yang akan dibuat kerajinan. Dia membeli bahan ini di Surabaya melalui online, seperti pita satin, mutiara, lem, kawat, renda, kain, dan diamon. Melalui kreativitas tangannya, semua bahan itu disulap menjadi berbagai macam kerajinan yang bernilai tinggi.

"Untuk membuat kerajinan aksesoris dan mahar pernikahan, dalam satu hari bisa menghasilkan kerajinan dengan harga berkisar Rp 50 sampai Rp 70 ribu," katanya, Jumat (17/11).

Sebagai pekerja di warung sembako di desanya, Casmudi membuat barang kerajinan ini di sela-sela kesibukannya. Selain sebuah hobi, membuat kerajinan ini bisa menjadikan penghasilannya bertambah.

"Bagi yang ingin pesan, bisa hubungi melalui pesan singkat ataupun pesan online," tambahnya.

Salah satu konsumen, Agus Santoso mengatakan, dirinya sering memesan kerajinan yang dibuat oleh Casmudi. Karena selain harganya terjangkau dan hasilnya sangat bagus, juga di desa ini baru ada satu pengrajin aksesoris dan mahar perkawinan.

"Selain dari Yosorejo, banyak warga di desa lain yang memesan kerajinan ini. Karena pemasarannya lewat media sosial, jadi banyak yang tau," ungkapnya. (Winarni/fid)


Related Posts:

0 Response to "Casmudi, Pengrajin Aksesoris di Petungkriyono"

Posting Komentar