Puluhan Warga Tlogohendro Enggan Mengurus Perubahan Status di E-KTP

Muhamad Kuswoto JW Kayuring melihatkan KTP yang belum berubah status - Foto Sugeng
Tlogohendro (suarapetungkriyono.com) - Kebanyakan warga yang berstatus buruh tani dan petani, enggan mengurus dokumen adminduk E-KTP untuk perubahan status. Ada puluhan warga di Tlogohendro enggan merubah status tadinya sudah menikah namun masih tercatat lajang.  

Mereka menganggap pengurusan dokumen adminduk terkait E-KTP tidaklah penting, karena sehari-hari, hanya bekerja di sawah dan berkebun. Ungkap salah satu warga Sodikin (22) Dukuh Rejosari, Desa Tlogohendro, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (28/10/2017). 

Ditempat terpisah, tepatnya di Desa Kayupuring pun terjadi hal yang sama seperti yang diungkapkan sodikin, contohnya pranoto dukuh kayupuring, Desa Kayupuring, pencaharian buruh tani dan karena tidak punya sepeda motor, akhirnya enggan untuk mengurus dokumen perubaha status. 

Sementara itu, Kades Tlogohendro Kaslam mengatakan, sangat penting merubah status menikah atau belum, bagi warga yang sudah menikah, hendaknya segera mungkin ada perubahan status di E-KTPnya, untuk menghindari hal-hal yang tidak tidak diinginkan. 

Menurutnya, Kartu Tanda Penduduk (KTP) adalah identitas resmi Penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagi warga yang ingin merubah status di E-KTP maka harus memenuhi syarat yakni ada surat pengantar dari RT/RW, Membawa KK dan E-KTP yang ada, FC akta kelahiran atau ijasah, selanjutnya pihak desa akan memberikan surat pengantar ke Kantor Kecamatan, dan yang bersangkutan untuk segera diurus sesuai dengan pengantar tersebut. (Sugeng JW Tlogohendro) 

Related Posts:

0 Response to "Puluhan Warga Tlogohendro Enggan Mengurus Perubahan Status di E-KTP"

Posting Komentar