Mayoritas Perempuan di Yosorejo Pencari Rumput

Perempuan Yosorejo Menggendong Rumput Untuk Pakan Ternak - Foto Ria Rosita
Yosorejo - Tampak terlihat dipagi hari, sore hari hampir mayoritas perempuan di Desa Yosorejo Kecamatan Petungkriyono mencari rumput untuk pakan sapi, mereka juga bekerja di sawah untuk mencangkul lahan sawahnya, baik itu pemilik lahan, maupun buruh tani, ungkap Bu Casriah salah satu warga Yosorejo yang memiliki 2 ekor sapi di rumahnya. 

Perempuan yosorejo yang mencari rumput ini dilakukan karena desakan ekonomi dan kebutuhan untuk mencari penghasilan tambahan, rata-rata sapi yang dirawat itu milik orang lain, hanya untuk penggemukan saja. Sapi yang dirawat itu meliputi sapi lokal, sapi kubis, sapi sarol, sapi blandong. Mereka mendapatkan bibit sapi senilai Rp 7 juta, dirawat 18 bulan dan dijual sekitar Rp 12 juta hingga 15 juta. 

Rumput yang diambil berasal dari hutan, ada milik sendiri. Mereka sengaja menanam bibit rumput tersebut di tanah perhutani. 

Berdasarkan pantauan jurnalis warga dilokasi, kebiasan perempuan tersebut mengambil rumput dan digendong itu tidaklah tabu, karena sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. 

Ditempat terpisah, Manteri Hewan Yulianto mengatakan, membenarkan bahwa perempuan di desa binaanya dia memang setiap hari dari pagi dan sore mengambil rumput sekaligus di gendong dan dibawa ke rumahnya untuk pakan ternak. " Kami setiap hari selalu memeriksakan kesehatan hewan dan memastikan semua ternak yaang ada dalam kondisi sehat," pungkasnya.

Related Posts:

0 Response to "Mayoritas Perempuan di Yosorejo Pencari Rumput"

Posting Komentar