Masih Ada 3 Kasus AKB di Petungkriyono

Muspika kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan nampak antusias mengikuti rapat koordinasi AKI dan AKB
Petungkriyono - Dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), Dinas Kesehatan kabupaten Pekalongan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Kantor Kecamatan Petungkriyono, Kamis (28/9).

Kegiatan yang digelar di aula kecamatan ini diharapkan untuk memperkuat kapasitas di masyarakat serta sebagai media diskusi untuk menurunkan AKI dan AKB. Karena sepanjang tahun 2017 ini, di Petungkriyono masih ada 3 kasus AKB yang butuh penanganan cepat dan tepat, agar jumlah AKI dan AKB tidak semakin bertambah.

Kepala Puskesmas Kecamatan Petungkriyono, dr. Budi Cahyono Ponco Utomo menyatakan, cakupan persalinan di Petungkriyono belum mencapai 100 persen. Hal ini terjadi karena minimnya tenaga kesehatan di masing-masing desa.

Di kecamatan yang letaknya lebih dari 30 km dari pusat pemerintahan kabupaten ini hanya ada tenaga kesehatan, di mana 1 bidan harus mengurusi satu desa yang memiliki beberapa dukuh dengan jarak tempuh yang berjauhan. Serta lamanya pengambilan keputusan oleh pihak keluarga dalam proses persalinan menuju fasilitas kesehatan.

"Di masyarakat masih ada anggapan kalau bisa melahirkan sendiri di rumah itu lebih membanggakan,  daripada harus pergi atau dibantu oleh tenaga kesehatan," ungkap Budi (28/9).

Sementara Kasie Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Nono Jumiarno memaparkan, di Kabupaten Pekalongan terdapat AKI sejumlah 12 kasus, AKB 80 kasus, dan kematian balita 14 kasus. Sehingga perlu adanya upaya pendekatan dan informasi mengenai pentingnya kesehatan ibu dan balita di masyarakat.

"Jangan sampai ketika ibu dan bayinya sehat setelah melahirkan, tidak dibarengi dengan perawatan dan penanganan yang sesuai. Sehingga harus selalu diperhatikan untuk kebutuhan gizi dan kebersihan tempat tinggal, " paparnya.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pengukuhan Gerakan Masyarakat Stop Angka Kematian Ibu dan Bayi ( Gema Setia) di Kecamatan Petungkriyono, dengan agenda penyediaan kantung persalinan dan gizi balita. (ria/yos)

Related Posts:

0 Response to "Masih Ada 3 Kasus AKB di Petungkriyono"

Posting Komentar