Lebah Klanceng Prospek Unggulan Kayupuring

Rumah Lebah Klanceng di Kayupuring - Foto Satrio
Kayupuring - Ada puluhan warga di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan melakukan budidaya lebah klanceng. Berawal dari sosialisasi sebuah lembaga swadaya masyarakat swara owa, mengenalkan cara meningkatkan pendapatan keluarga dengan melihat potensi dan karakteristik alam serta masyarakatnya. Tercetuslah budidaya lebah klanceng di kompleks wisata wello asri. 

Kurang lebih 22 orang mengikuti pelatihan budidaya selama 2 hari (8-9 September 2017), sedangkan dari keterwakilan warga warga kayupuring sebanyak 10 orang dan aktif, sementara ini belum melibatkan perempuan, karena baru untuk laki-laki yang diikutkan. 

Lebah Klanceng (Tetraguna Laeficeps) merupakan salah satu lebah penghasil madu yang hanya bisa di budidayakan di ketinggian tertentu, memiliki postur keci; yaitu lebih kecil dari ukuran lalat, membuat produktivitas madu klanceng lebih sedikit di bandingkan lebah madu lainnya. 

Madu Lebah Klanceng 
Nilai jual madu dari lebah klanceng ini yakni sekitar Rp 80-90 ribu per 200 mililiter,  madu dari lebah klanceng bermanfaat bagi tubuh manusia untuk ketahanan tubuh dan peningkatan gizi. sedangkan lebah klanceng bisa membantu proses penyerbukan tanaman kopi, dan tanaman pangan lainnya. 

Salah satu pemuda yang dilatih Kuswoto mengatakan, budidaya lebah klanceng itu tergolong mudah, dan sudah ada 10-15 koloni lebah klanceng, akan menjadi madu bila sudah 3 bulan. "Diperkirakan pada bulan Nopember 2017, akan panen perdana," ungkapnya.

Ditempat yang berbeda, Salah satu tim dari LSM Suara Owa mengatakan, potensi alam di kayupuring cocok untuk dibudidayakan lebah klanceng. " Ketinggian alamnya cocok, dan banyaknya tanaman pangan dan kopi yang tersedia, sehingga menjadi sumber pangan yang baik untuk produktivitas lebah klanceng, sehingga dampaknya madunya menjadi banyak," pungkasnya. (Satrio/ jw kyp) 

Related Posts:

0 Response to "Lebah Klanceng Prospek Unggulan Kayupuring"

Posting Komentar