Kirab Merah-Putih Perkuat Nasionalisme

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi tengah menyampaikan poin-poin nasionalisme
dalam Kirab Merah-Putih di Kecamatan Petungkriyono.
Petungkriyono (suarapetungkriyo.com) - Dalam rangka peringatan HUT RI ke-72, Kodim/0710 Pekalongan mengadakan acara kirab merah putih di kawasan wisata Curug Bajing Desa Tlogopakis kecamatan Petungkriyono, Minggu (30/7).

Diawali dengan upacara pengibaran bendera, para peserta terlihat khidmat dan bersemangat. Upacara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar merah-putih yang berisi tentang janji untuk selalu menjaga nasionalisme dalam kesatuan NKRI.

Dalam amanatnya, Komandan Kodim (Dandim) Pekalongan Kapten Sidig menegaskan, mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus semua warga negara Indonesia diwajibkan memasang bendera merah-putih untuk memperingati hari kemerdekaan.

" Mari kita pasang bendera merah-putih untuk memperingati HUT RI, sebagai bentuk nasionalisme dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gigih berjuang,” katanya.

Sidig mengapresiasi antusias Bupati Pekalongan serta semua elemen masyarakat yang mengikuti kegiatan Kirab Merah-Putih tersebut.

Saya sangat berterimakasih kepada Bapak Bupati Pekalongan, komunitas yang hadir, OPD,  serta lapisan masyarakat.  Sehingga acara berlangsung dengan lancar dan tertib,” tambahnya.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menjelaskan, pada masa penjajahan, Kecamatan Petungkriyono merupakan wilayah jajahan Belanda. Di mana masyarakat setempat turut berjuang dengan gigih untuk mengusir penjajah.

Namun saat ini, kata Bupati, semangat perjuangan dianggap kian menurun dan tergeser oleh globalisasi dan maraknya media sosial.

"Mari kita bangun lagi semangat nasionalisme kita. Dengan tetap berkiblat pada Pancasila, mencintai barang produksi lokal, dan menjaga alam di Petungkriyono ini. Sebagai bentuk rasa cinta tanah air, jangan mau terprovokasi oleh berita-berita yang merusak NKRI,” ajak Bupati. (ria/jw yos).

Related Posts:

0 Response to "Kirab Merah-Putih Perkuat Nasionalisme"

Posting Komentar