Tradisi Kerja Bakti Masih Kental

Kayupuring (suarapetungkriyono.com) - Tradisi kerja bakti oleh masyarakat Indonesa masih sangatlah kental. semagat gotong-royong masyarakat seolah sudah menjadi keharusan dalam hidup bersama. Tepatnya di Dukuh Jimat Desa Kayupuring Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, kehidupan masyarakat sangat rukun, Selasa (23/5).

Warga Desa Kayupuring Kecamatan Petungkriyono
 Tengah menggelar kerja bakti

.
Masyarakat setempat selalu bergotong-royong dalam berbagai kegiatan di desa, seperti gotong-royong membangun rumah, menggarap sawah, dan yang sudah sangat rutin dilaksanakan adalah kerja bakti membersihkan lingkungan desa.


"Sesuai kodratnya, manusia tidak dapat hidup sendirian. Mereka tidak dapat memenuhi semua kebutuhannya sendiri. Ketika membutuhkan buku, kamu memerlukan penjual buku. Ketika kita membutuhkan pakaian, kita memerlukan penjual pakaian" ungkap Slamet, wrga setempat yang terlibat dalam kerja bakti ini.


Menurutnya, manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari konteks kerjasama. Kebutuhan akan tetap mendorong untuk saling memenuhi. Setiap orang pasti tidak dapat hidup seorang diri.

"Misalnya kerja sama membersihkan lingkungan, dengan bekerja sama semua pekerjaan berat menjadi ringan. Pekerjaan juga menjadi cepat selesai," katanya.
 
Menurut warga lain, Sartono mengungkapkan, kerja bakti di Dukuh Jimat Desa Kayupuring sudah dilakukan sejak dulu. Mereka menganggap dengan kerja bakti, semua pekerjaan akan terasa ringan. Kerja bakti ini pun sudah turun-temurun dilakukan dari nenek moyang yang, dan dilakukan setiap hari Selasa.

"Semoga dengan kerja bakti ini akan tercipta lingkungan yang bersih dan aman serta nyaman "kata sartono" ungkapnya. (kirjo/kyp/fid)

Related Posts:

0 Response to "Tradisi Kerja Bakti Masih Kental"

Posting Komentar