Perempuan Berpeluang dalam Perubahan Desa



Yosorejo (suarapetungkriyono.com) - Adanya Undang-undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa, memberikan peluang kepada masyarakat untuk ikut memajukan desa, termasuk pelibatan perempuan untuk perubahan. Hal ini diungkapkan Distric Fasilitator Progam Akuntabilitas Sosial dan Partisipasi Masyarakat, Hariyoko di Balai Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Selasa (23/5).


Hariyoko mengungkapkan, peran perempuan menjadi agen perubahan sangatlah penting. Peran perempuan dalam implementasi UU No 6 Tahun 2014, membuka kesempatan bagi kelompok perempuan yang ada di desa untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan desa.
Sekelompok perempuan di Desa Yosorejo
Kecamatan Petungkriyono tampak dilibatkan dalam Musdes.

"Adanya peran masyarakat terutama dari kaum perempuan dalam forum semoga bisa membuat masyarakat jauh lebih kritis dan aktif, dan nantinya bisa mendorong kemajuan di desanya," ungkapnya.

Selama ini, kata Yoko, perempuan mengalami peminggiran hak-haknya karena hanya bisa mengurus rumah tangga dan keluarga. Padahal aspirasi perempuan juga dibutuhkan dalam pembangunan. Sehingga dalam kesempatan ini.

"Diharapkan dapat menjadi pintu masuk untuk menjadi pembenahan relasi gender tentang kesetaraan," katanya.

Hadir pada acara Musyawarah Desa (Musdes) sebanyak 43 orang dari perwakilan masing-masing Dusun. Peserta perempuan mendominasi kegiatan ini, dengan keterlibatannya sekitar 55 persen.

Dalam suasana yang santai masih banyak peserta yang malu dalam menyampaikan pendapat. Dan sebagian masih bingung, karena sebelumnya kelompok perempuan di desa ini tidak pernah mengikuti acara musyawarah di desa.

"Awalnya saya merasa bingung diundang di balai desa ini, tapi saya merasa senang bisa dilibatkan untuk memajukan desa saya," ungkap warga setempat, Tamirah sambil tersenyum. (ria/yos/fid)

Related Posts:

0 Response to "Perempuan Berpeluang dalam Perubahan Desa"

Posting Komentar