Di Petungkriyono, Musdus Libatkan Perempuan

Kayupuring (suarapetungkriyono.com) - Sekitar 32 warga Dusun Kayupuring Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan mengadakan musyawarah dusun (musdus) di rumah Daryatno, Kepala Dusun setempat, Kamis (27/4) kemarin.

Musdus tersebut juga diikuti warga dan Ketua RT yang terdiri dari RT 3 sampai RT 6 dan melibatkan ibu rumah tangga sebagai perwakilan kelompok perempuan. Kegiatan musdus ini merupakan salah satu program dari Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (Kompak) yang menjadikan 3 kabupaten di Jawa Tengah sebagai pilot project.

Kelompok peremuan tengah mengikuti musdus
Di Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan.
Community Organizer (CO) Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Muhammad Syukur menyampaikan, pembangunan desa tidak hanya diketahui pemerintah desa dan kelompok laki-laki, tapi semua warga termasuk perempuan juga harus mengetahuinya.

"Pembangunan desa yang harus tahu tidak hanya pemerintah desa dan bapak yang mewakili. Semua warga Dusun Kayupuring juga harus tahu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Distric Fasilitator (DF) Formasi Haryoko mengatakan, selain dihadiri kepala dusun dan beberapa ketua RT, kegiatan musdus ini juga dihadiri isteri Kepala Desa Kayupuring. Musdus ini diadakan pada waktu siang hari dengan diikuti warga yang tersebar di 4 RT.

"Ini kegiatan musdus SAPP-Formasi-Kompak namun Sejawa Tengah Formasi dan Kompak mengambil 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Pekalongan. Dari Kabupaten Pekalongan, 3 desa yang diambil adalah Desa Tlogohendro, Yosorejo dan Kayupuring," katanya.

Haryoko menerangkan, tujuan musdus adalah pembangunan desa yang meliputi pelayanan masyarakat, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Karena kelurahan kayupuring ada 6 dusun maka setiap dusun harus ada yang mewakili 7 kader, sehinggga 1 kelurahan terdapat 42 kader.

"Tujuan musdus ini yang perlu dibahas adalah hak dan kewajiban, misalnya hak warga miskin dan warga yang punya kebutuhan khusus (difabel). Lewat kegiatan ini bisa mndorong masyarakat untuk memperhatikan warga miskin, kurangnya pembangunan di lingkungan skitar. Dan musdus ini dilakukan stiap bulan skali," terangnya. (Donifah/kyp/fid)

Related Posts:

0 Response to "Di Petungkriyono, Musdus Libatkan Perempuan"

Posting Komentar