Warung Baca Petungkriyono Tumbuhkan Minat Baca


Puluhan siswa tengah menikmati buku bacaan di Warung Baca Petungkriyono (28/4).
Yosorejo (suarapetungkriyono.com) - Demi menumbuhkan minat baca masyarakat di Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan (UPT Dindik) setempat mendirikan Warung Baca (WB) Petungkriyono, Jumat (28/4/2017).

Warung baca ini merupakan pengembangn dari perpustakaan yang ada di Petungkriyono. Namun uniknya, warung baca ini terletak di area terbuka. Hal ini dimaksudkan agar pembaca lebih nyaman dan mudah dijangkau. Terdapat 2 warung yang sudah didirikan di Petungkriyono, yaitu di halaman parkir UPT Dindik dan di salah satu sekolah dasar di SD Negeri 1 Yosorejo.

"Untuk selanjutnya warung baca akan saya sediakan di beberapa tempat yang dekat dengan fasilitas umum. Juga tempat-tempat wisata di Petungkriyono. Dengan harapan agar warung baca ini bisa lebih mudah dijangkau, serta akan lebih banyak lagi masyarakat yang dapat memanfaatkannya," kata Kepala UPT Dindik Petungkriyono, Masyhudi, S.Ag (28/4).

Komunitas warung baca ini terdiri dari para pendidik, Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), masyarakat, serta relawan yang peduli dengan kegiatan baca tulis yang ada di Petungkriyono. Buku yang tersedia pun berasal dari para rewakan yang ingin berbagi dengan buku-bukunya.

"Saya menyambut hangat bagi relawan yang ingin menyumbangkan bukunya, berbagi ilmu, serta ikut berperan aktif dalam komunitas ini. Sehingga dapat menginspirasi banyak kalangan untuk ikut bergabung. Yang nantinya bisa memberi banyak manfaat kepada lingkungan," lanjut Masyhudi.

Dalam waktu dekat, lanjut Masyhudi, UPT Dindik Petungkriyono akan mengadakan festival literasi Petungkriyono. Ajang kepenulisan karya tulis ini ditulis dalam bentuk karya tulisan bebas. Namun berhubungan dengan Petungkriyono. Pesertanya pun terbuka untuk berbagai kalangan yang ingin menulis. "Nanti karya-karya terpilih akan dimasukan dalam buku literasi petungkriyono," lanjutnya.

Ditemui di tempat yang sama, salah satu guru pendidik di SD Negeri 3 Yosorejo, Hadi Suprapto, S.Pd menambahkan, dengan adanya kumpul komunitas, maka akan tercipta perubahan positif, dapat menggali potensi anggota komunitas, serta munculnya ilmu-ilmu baru yang membangun.

"Sebagai anggota komunitas saya merasakan banyak manfaat. Salah satunya bisa mendapatkan ilmu baru, dan teman-teman yang menyenangkan. Harapan saya semoga akan lebih banyak lagi yang masuk komunitas warung baca ini," tambahnya. (ria/yos/­fid)

Related Posts:

Jurnalis Warga untuk Petungkriyono



Yosorejo (suarapetungkriyono.com) - Demi menyuarakan aspirasi warga Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, telah dibentuk jurnalis warga melalui lokakarya yang diadakan di Kantor Kecamatan Petungkriyono dengan peserta jurnalis warga yang diambil dari Desa Kayupuring, Desa Yosorejo, dan Desa Tlogohendro, Rabu (26/4/2017).

Masing-masing desa yang mengikuti lokakarya ini diambil 5 orang untuk mewakili desanya dengan dilatih menulis berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Sekretaris Camat (Sekcam) Petungkriyono, Agus Dwi Nugroho sangat mendukung kehadiran jurnalis warga di wilayahnya. Pihaknya berharap, ke depan di tangan jurnalis warga akan ada perubahan yang positif.

“Kami mendukung adanya pelatihan jurnalis warga khususnya di Kecamatan Petungkriyono untuk menggali potensi yang ada di Kecamatan Petungkriyono, entah untuk ekowisata maupun hasil produk lokal,” katanya.

Narasumber lokakarya jurnalis warga, Bahrul Ulum, SE., M.Si, juga mengatakan, dengan adanya jurnalis warga dirinya berharap warga akan lebih kritis dan semakin bisa percaya diri.

“Jurnalis warga ini harus kritis dan percaya diri. Karena semua warga adalah pewarta,” katanya.

Materi yang disampaikan dalam lokakarya ini adalah tentang pengenalan jurnalistik, bagaimana caranya menulis dan menyampaikan berita. Serta peran jurnalis dalam masyarakat.

Acara ini berlangsung sangat meriah, karena materi dibalut dengan humor segar serta ice breaking. Untuk menumbuhkan semangat peserta, panitia memberikan doorprize bagi peserta yang aktif dan mampu membedah berita dengan nilai tinggi. 

Para pemenang yang beruntung adalah Purni dari Desa Kayupuring, Ria dari Desa Yosorejo, dan Eriyani dari Desa Yosorejo.

Semoga peran serta masyarakat dalam dunia jurnalistik, bisa memberikan perubahan yang positif demi kemajuan Petungkriyono. (sw/yos/fid)

Related Posts: